Quincysaddleclub – SPONSOR SULIT, DAVID SCHUMACHER REALISTIS SOAL KANS KE RGO303

Quincysaddleclub – Rekam jejak keluarga Schumacher di F1 memanglah luar lazim. Diawali dari Michael Schumacher, yang hingga dikala ini sedang terdaftar selaku salah satu pembalap F1 terbaik yang sempat terdapat berkah 7 titel pemenang dunianya( LIVECHAT RGO303).

Dikala Michael Schumacher sedang aktf, si adik Ralf, pula turun di F1. Sadapan terbaik Ralf memanglah cuma 2 kali finis P4 klasemen akhir F1 2001 serta 2002. Tetapi, 6 kemenangan serta 27 finis podium raihan Ralf, tidak dapat dikatakan kurang baik di F1.

Semenjak 2021, angkatan kedua keluarga Schumacher timbul di F1 menyusul kedatangan Mick Schumacher yang ditarik Haas F1 Team sehabis memenangi titel FIA Resep 2 pada 2020.

Mick Schumacher dipercayai mempunyai kemampuan serta metode baik dan memperoleh sokongan penuh dari Ferrari sepanjang sebagian tahun terakhir.

Tetapi, kodrat kebalikannya dirasakan sepupu Mick, David Schumacher. Putra Ralf Schumacher itu kelihatannya hendak amat susah buat menjajaki jejak kakak sepupunya, berkarier di F1.

David Schumacher sempat turun penuh di FIA Resep 3 pada 2020 bersama Charouz Racing System serta Carlin Buzz Racing dan bersama Trident pada 2021.

Pada April 2022, Charouz mengatakan Schumacher hendak balik bersama mereka buat mengambil alih Ayrton Simmons di Imola. Beliau mulai dari grid ke- 29 di kedua race namun sanggup finis di P18 serta P12.

Sebab komitmen buat turun penuh di Kompetisi Balap Mobil Turing Jerman( Deutsche Tourenwagen Masters atau DTM), posisi Schumacher di Charouz juga digantikan Lirim Zendeli semenjak putaran di Barcelona. Semenjak masa 2022, efisien David Schumacher turun di DTM.

Kesusahan memperoleh patron buat turun di Resep 2, bagi David Schumacher, jadi dilema sangat funamental menurutnya. Tetapi, David Schumacher pula memandang permasalahan terdapat pada eksekutor F2.

Kesulitannya memperoleh sokongan keuangan dipercayai David Schumacher sebab seri feeder F1 itu tidak lumayan menarik untuk para patron.

“ Kemauan aku sedang senantiasa turun di Resep 1, satu hari esok,” ucap David Schumacheer semacam diambil Motorsport- Total. com.

“ Salah satunya persoalan merupakan gimana buat dapat ke situ. Rasanya tidak bisa jadi tanpa lewat Resep 2 serta Resep 3. Namun, Kamu menginginkan patron buat dapat turun di situ.”

Buat dapat turun semusim penuh di F2, pada umumnya seseorang pembalap membutuhkan bujet lebih dari 2 juta dolar Amerika Sindikat( sekira Rp29, 3 miliyar).

Tetapi, tidak seluruh pembalap sanggup menyanggupinya. kuncinya dikala sang pembalap tidak dibantu akademi- akademi semacam kepunyaan Red Bull serta Ferrari.

David Schumacher yang saat ini terkini berumur 20 tahun, yakin para patron sungkan mendanakan di F2 serta F3 sebab kompetisi itu tidak lumayan menarik. Tidak hanya itu, akses buat melihat pancaran kedua pacuan itu tidak semudah F1.

“ Daulat FIA Resep 2 serta FIA Resep 3 melaksanakan profesi yang tidak baik,” tutur pembalap belia asal Jerman itu, mempersoalkan strategi marketing yang digunakan di balap mobil resep tingkat baru itu.

“ Jadi, nyaris tidak terdapat patron yang terpikat pada 2 kompetisi ini. Dikala Kamu membutuhkan banyak duit buat dapat turun di situ, tidak terdapat yang melihatnya dengan cara sungguh- sungguh( buat mendanakan).

“ Kamu wajib melunasi buat menyaksikannya. Berapa banyak orang yang ingin menghasilkan duit buat menyaksikan kedua pacuan ini? Sedangkan, aku dapat dengan gampang menghidupkan Televisi serta melihat F1 dengan cara free.

“ Jadi, butuh pergantian di sana- sini buat membuat 2 kompetisi LINK RGO303 baru ini jadi lebih menarik.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *